Categories: Info Sehat

by admin

Share

Categories: Info Sehat

by admin

Share

Berikut 8 makanan yang umumnya paling membantu untuk pasien kemoterapi, dengan alasan yang mudah dipahami. Ini bukan pengganti saran dokter—karena kebutuhan tiap orang bisa berbeda (terutama kalau ada sariawan berat, mual berat, diare, sembelit, atau neutropenia/sel darah putih rendah). Bila ragu, idealnya diskusikan juga dengan dokter/ahli gizi onkologi.

1) Telur matang (rebus/ceplok matang sempurna)

Kenapa bagus: sumber protein yang mudah dicerna untuk membantu mempertahankan massa otot, mempercepat pemulihan, dan menunjang daya tahan.
Tips: pilih telur yang benar-benar matang untuk keamanan pangan.
Rujukan tentang pentingnya dukungan nutrisi/protein pada pasien kanker selama terapi:

2) Ikan berlemak (salmon, sarden, makarel) atau ikan yang dimasak matang

Kenapa bagus: kaya protein + omega-3 yang dikaitkan dengan dukungan status gizi/berat badan dan kualitas hidup pada kondisi penurunan berat badan (cachexia) pada beberapa studi.
Tips: pastikan matang sempurna (hindari sushi/ikan mentah saat daya tahan turun).

3) Yogurt/Greek yogurt pasteurisasi (tanpa gula berlebih)

Kenapa bagus: tinggi protein dan lebih “mudah masuk” saat nafsu makan turun. Bisa membantu asupan saat sulit makan besar.
Catatan penting: bila Anda sedang neutropenia atau dokter menyarankan diet khusus, pilih yang pasteurisasi dan hindari produk yang tidak jelas higienitasnya.

4) Bubur oat/oatmeal (bisa dibuat lembut)

Kenapa bagus: sumber karbohidrat kompleks yang ramah lambung, membantu energi stabil, dan bisa ditambah topping tinggi kalori/protein (susu pasteurisasi, madu sedikit, pisang, selai kacang).
Cocok untuk: mual ringan, mulut sensitif, mudah kenyang.

5) Sup hangat / kaldu + isian lembut (ayam, tahu, kentang, wortel)

Kenapa bagus: membantu hidrasi + elektrolit, lebih nyaman saat mual, dan mudah “diselipkan” protein/kalori.
Bonus: uap hangat sering lebih mudah diterima dibanding makanan kering saat mulut kering.

6) Pisang (atau buah lembut lain yang mudah dikunyah: pepaya matang, apel kukus)

Kenapa bagus: mudah dicerna, membantu energi cepat, dan sering lebih “aman” untuk lambung saat mual. Pisang juga membantu saat diare ringan karena teksturnya lembut.
Catatan keamanan: bila neutropenia, ikuti arahan dokter—umumnya buah perlu dicuci bersih dan/atau pilih yang bisa dikupas.

7) Alpukat / selai kacang / kacang-kacangan halus

Kenapa bagus: padat kalori sehat (lemak baik) sehingga membantu saat berat badan turun atau porsi makan kecil.
Tips: kalau mulut sakit, pilih bentuk yang lembut: alpukat dilumat, selai kacang tipis dicampur smoothie/oat.

8) Jahe (teh jahe hangat, jahe dalam sup, atau permen jahe secukupnya)

Kenapa bagus: beberapa meta-analisis uji klinis menunjukkan jahe dapat membantu mengurangi mual/muntah terkait kemoterapi sebagai pendamping obat anti-mual.
Catatan: tetap utamakan obat antiemetik dari dokter; jahe sifatnya membantu, bukan pengganti.

Tambahan penting (sering jadi “game changer”)

Oral Nutritional Supplements (ONS) tinggi protein (minuman nutrisi medis)

Kalau makan sulit (cepat kenyang, mual, sariawan), dokter/ahli gizi kadang menyarankan ONS tinggi protein untuk mengejar kebutuhan gizi. Beberapa tinjauan sistematis pada pasien kanker menunjukkan ONS tinggi protein dapat membantu luaran klinis tertentu (mis. komplikasi/masa rawat) dan status gizi.

Keamanan makanan saat kemoterapi (wajib diperhatikan)

Saat imunitas turun, risiko infeksi dari makanan meningkat. Umumnya dianjurkan:

  • Hindari daging/ikan/telur setengah matang, susu tidak pasteurisasi, dan bahan mentah yang tidak higienis.

  • Jaga kebersihan alat masak, pisahkan talenan mentah & matang.

 

Rekomendasi Herbal untuk Kemoterapi : MADECA

Related Posts

  • Puasa merupakan ibadah yang sangat dinantikan umat Muslim di Indonesia. Namun bagi penderita diabetes, puasa perlu dilakukan dengan persiapan yang matang agar kadar gula darah tetap terkontrol dan terhindar dari komplikasi. Berikut adalah tips puasa aman bagi penderita diabetes yang disusun berdasarkan rekomendasi medis dan lembaga kesehatan terpercaya. 1. Konsultasi ke Dokter Sebelum Puasa Sebelum

  • Serangan jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Banyak orang bertanya, sebenarnya siapa yang lebih mudah terkena serangan jantung: pria atau wanita? Jawabannya tidak sesederhana itu. Secara umum, pria memang cenderung mengalami serangan jantung lebih awal dibanding wanita. Namun, setelah memasuki usia menopause, risiko wanita bisa meningkat dan bahkan

  • GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau asam lambung naik sering kambuh bukan hanya karena makanan, tetapi juga karena kebiasaan sehari-hari yang tanpa sadar kita lakukan. Banyak orang di Indonesia mengira kambuhnya GERD hanya karena telat makan atau konsumsi makanan pedas. Padahal, ada beberapa faktor lain yang sering jadi pemicu. Berikut kebiasaan yang bisa membuat GERD mudah

  • Saat berpuasa, rasa haus sering kali lebih mengganggu dibanding lapar. Tanpa disadari, beberapa makanan dan minuman yang kita konsumsi saat sahur justru membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Agar puasa lebih nyaman dan tidak mudah haus, berikut 8 makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi saat puasa, berdasarkan rekomendasi ahli gizi dan sumber terpercaya. 1️⃣ Makanan